Mari Nikmati Masakan Nenek Moyang

Mie aceh
Mie Aceh adalah masakan mie pedas khas Aceh di Indonesia. Mie kuning tebal dengan irisan daging sapi, daging kambing atau makanan laut (udang dan cumi) disajikan dalam sup sejenis kari yang gurih dan pedas. Mie Aceh tersedia dalam dua jenis, Mie Aceh Goreng (digoreng dan kering) dan Mie Aceh Kuah (sup). Biasanya ditaburi bawang goreng dan disajikan bersama emping, potongan bawang merah, mentimun, dan jeruk nipis.

Khasiat mie kuning

Terbuat dari tepung gandum, mie kuning cukup baik sebagai makanan sumber energi. Mie kuning dapat digunakan sesekali sebagai pengganti nasi. Namun disarankan tidak setiap hari karena mie kuning merupakan salah satu bahan pangan sintetis. Mie kuning dari tepung gandum tentu memiliki kandungan serat yang baik untuk pencernaan.
Penggunaan mie kuning dalam masakan dapat dipastikan sangat beragam. Mie kuning umumnya disajikan dengan hidangan bakso sebagai item pelengkap. Selain pelengkap bakso, mie kuning juga sering digunakan untuk mie goreng Jawa dengan tambahan bumbu tradisional. Mie kuning juga dapat dijadikan isian gorengan seperti tahu, gorengan bakso, dan sebagainya. Tidak hanya digunakan untuk masakan, mie kuning juga bisa menjadi kudapan. Salah satu kudapan menggunakan mie kuning adalah sosis goreng berbalut mie kuning. Mie kuning juga menjadi bahan utama pembuat mie instan dalam kemasan.

Bika ambon
Bika Ambon adalah makanan khas dari Kota Medan, jangan pernah mengaku pernah ke Kota Medan jika belum mencicipi makanan yang satu ini, karena Bika Ambon sudah dikenal semua orang menjadi salah satu oleh-oleh khas jika berkunjung ke Kota Medan.
Menurut M. Muhar Omtatok yang merupakan seorang budayawan dan sejarawan, Bika Ambonmerupakan makanan khas dari Kota Medan yang terilhami dari kue khas melayu yaitu Bika atau Bangka, Bika Ambon bukan makanan dari Ambon, pemberian nama ini karena makanan ini dijual pertama kali di simpang Jl. Ambon – Sei Kera Medan, dan menjadi populer sampai sekarang menjadi oleh-oleh khas jika berkunjung ke Kota Medan.
Kandungan gizi pada 70 gr Kue Bika Ambon dengan jumlah yang dapat dimakan sebesar 100%. Kue Bika Ambon ini mengandung energi sebesar 158 kilokalori, protein 2,1 gr, karbohidrat 37 gr. Bika Ambon mengandung lemak 0,2 gr, kalsium 0,01 mg, dan zat besi 3,43 mg. Bika ambon menggunakan tepung sagu zat pati atau hidrat arang yang sangat besar dengan kandungan gizi mikro dan makro yang minim. Bika Ambon juga menggunakan santan yang memiliki banyak protein dan lemak. Santan sendiri bebas laktosa sehingga bisa dikonsumsi sebagai pengganti susu oleh orang yang intoleransi laktosa. Selain itu kandunga gizi yang penting lainnya ialah berasal dari kuning telur. Kuning telur mengandung kolesterol yang tinggi serta kandungan antioksidan yang baik bagi pertumbuhan anak-anak. Antioksidan kuning telur juga mencegah peroksidasi lipid jaringan dan karotein. Kolesterol juga berperan dalam pembentukan hormon steroid dan garam empedu untuk emulsi lemak. Air kelapa yang digunakan dalam membuat Bika Ambon juga mengandung banyak potasium dan super hydrating.

Gulai ikan patin (Jambi)
Gulai menurut wikipedia adalah masakan berbahan baku daging ayam, aneka ikan, kambing, sapi, jeroan, atau sayuran seperti nangka muda dan daun singkong, yang diolah dalam kuah bumbu rempah yang bercitarasa gurih.
Ciri khas gulai adalah bumbunya yang kaya rempah antara lain kunyit, ketumbar, lada, lengkuas, jahe, cabai merah, bawang merah, bawang putih, adas, pala, serai, kayu manis dan jintan yang dihaluskan, dicampur, kemudian dimasak dalam santan.
Masakan ini yang memiliki ciri khas berwarna kuning karena pengaruh sari kunyit. Makanan ini dianggap sebagai bentuk lain dari kari, dan secara internasional sering disebut sebagai kari ala Indonesia, meskipun dalam seni kuliner Indonesia juga ditemukan kari.
Masyarakat Jambi juga memiliki makanan gulai khas daerahnya, seperti gulai ikan patin. Sebenarnya penulis jarang memakan makanan ini, tetapi makanan yang ada gulainya penulis suka. Karena rasa gurih dari kuahnya.

Bahan utama gulai ikan patin adalah ikan patin itu sendiri.Gulai ikan patin dimasak dengan menggunakan tempoyak (daging buah durian yang telah difermentasi). Ada juga pengganti tempoyak, yakni santan kelapa. Tidak semua orang suka dengan bau dan rasa tempoyak yang menyengat. Gulai Ikan Patin khas Jambi juga sebaiknya disajikan ketika masih panas.
Manfaat dari makanan gulai ikan patin adalah menurunkan kolestrol jahat sehingga dapat menurunkan resiko penyakit jantung koroner. Gulai Ikan Patin khas Jambi mengandung beberapa gizi seperti vitamin A, omega 3, DHA dan EPA.

Pendap bengkulu
Bengkulu – Pendap merupakan satu diantara sekian banyak makanan khas yang ada di Indonesia, dan asalnya dari Bengkulu. Dan ternyata, Makanan Khas Bengkulu ini sudah dikenal sejak masa Hindia-Belanda.
Bahkan menurut sejarah, Pendap menjadi makanan yang digemari oleh Presiden RI Soekarno kala diasingkan di bumi Rafflesia dari tahun 1938-1942 silam. Bagi Anda yang suka dengan olahan ikan, maka akan cocok dengan Makanan Khas Bengkulu satu ini.



Ikan Kembung Sebagai Bahan Utama Pembuatan Pendap
Pendap memiliki bentuk seperti pepes ikan. Perbedaannya terletak pada daun yang digunakan untuk membungkus dan juga tali untuk mengikat. Pendap ini dibungkus dengan lembaran daun talas atau daun pisang yang diikat dengan menggunakan tali rafia. Bahan utama dari Pendap tentu saja ikan. Dan jenis ikan yang dipilih merupakan ikan kembung.
 Ikan kembung termasuk ikan yang kaya akan omega 3 sebagai asam lemak esensial yang penting bagi tubuh kita. Manfaat dari senyawa omega 3 yang terdapat pada ikan kembung adalah untuk mencegah serangan jantung dan mengontrol kadar kolesterol dalam darah. Rasa Pendap sendiri identik dengan rasa pedas dan rasa gurih. Cocok dinikmati bersama nasi hangat sebagai santapan lezat penambah selera.

Papeda papua
Papeda merupakan makanan berupa bubur sagu khas Maluku dan Papua yang biasanya dihidangakan bersama dengan ikan tongkol atau mubara yang diberi bumbu seperti kunyit. Makanan ini umumnya berwarna putih dan bertekstur lengket menyerupai lem dan mempunyai rasa yang tawar. Perlu anda ketahui makanan ini memililki serat yang tinggi, kolesterol yang rendah dan berbagai kandungan nutrisi lainnya.


Berbicara tentang papeda ini memiliki bahan dasar utama yaitu sagu yang merupakan makanan pokok di daerah papua dan Maluku khususnya di Kabupaten Mappi, Asmat, dan Mimika. Makanan ini merupakan sallah satu sajian khas sagu yang jarang ditemukan, tapi dikenal luas dalam tradisi masyarakat adat Abrab dan Sentani di Danau Sentani dan Arso, serta Manokwari. Selain dikonsumsi bersama ikan tongkol, makanan ini juga dapat dikombinasikan dengan ikan gabus, kakap merah, bubara dan juga ikan kue.


Bukan hanya itu saja, di dalamnya terdapat berbagai kandungan yang dapat berfungsi untuk menjaga kesehatan tubuh, antara lain kalori, protein, karbohidrat, lemak, kalsium, fosfor, zat besi. Selain itu juga terdapat bermacam-macam vitamin seperti vitamin A, vitamin B1, vitamin C. Tentu semua kandungan nutrisi tersebut merupakan unsur yang dibutuhkan untuk tetap mengoptimalkan organ-organ dalam tubuh. Untuk anda yang ingin mengetahui apa saja manfaat dan khasiat makanan ini, berikut inilah manfaatnya.
1. Menjaga kekuatan tulang dan gigi
Khasiat papeda yang pertama yaitu dapat membantu menjaga kekuatan tulang dan gigi. Itu disebabkan karena setiap 100 gram sagu mengandung 13 mg mineral fosfor. Dimana fosfor sendiri merupakan salah satu unsur penting yang berperan untuk menyusun struktur tulang dan gigi agar tetap kuat dan sehat. Dengan mengkonsumsi makanan ini dapat dimanfaatkan sebagai alternatif untuk menambah asupan fosfor ke dalam tubuh agar kesehatan tulang dan gigi tetap terjaga.
2. Melancarkan urinasi
Selain berfungsi untuk menjaga kekuatan tulang dan gigi, kandungan mineral fosfor pada sagu yang merupakan bahan dasar papeda ini juga dapat membantu melancarkan urinasi atau buang air kecil manusia. Jika urinasi lancar maka akan membantu tubuh mengurangi kelebihan garam, air, asam urat maupun zat-zat lain yang dapat membahayakan ginjal.
3. Mencegah kanker usus
Dengan mengkonsumsi sagu secara teratur dapat menjadikan tubuh terhindar dari resiko terkena penyakit kanker usus. Hal ini disebabkan karena sari pati di dalam sagu tidak dicerna oleh usus halus manusia, tetapi langsung difermentasi oleh bakteri kolon (ujung dari saluran pencernaan manusia yang terdiri dari usus besar, anus dan rektum).
4. Menyehatkan jantung
Tidak hanya dapat berfungsi untuk mencegah kanker usus, sagu yang merupakan bahan utama papeda ini juga dapat berperan untuk menjaga kesehatan jantung. Karena kandungan di dalamnya mampu meminimalisir terjadinya penggumpalan darah atau deep vein thrombosis. Penggumpalan darah tersebut nantinya akan berakibat buruk pada aliran darah menuju jantung, sehingga dapat menyebabkan seseorang mengalami serangan jantung maupun stroke berat.
5. Memiliki karbohidrat lebih baik daripada nasi
Umumnya masyarakat di jawa, Sumatra, bali, Kalimantan, sulawesi dan sekitarnya memang menggunakan nasi sebagai makanan pokok yang utama. Tapi perlu anda ketahui, kandungan karbohidrat pada sagu ternyata lebih baik daripada karbohidrat pada nasi. Karena sagu pada papeda ini memiliki karbohidrat kompleks yang lebih lama terurai oleh sistem pencernaan, sehingga hal ini akan menjadikan rasa kenyang lebih lama.
6. Sebagai sumber energi
Memang banyak kandungan bahan dasar papeda ini, yang terutama yaitu sebagai sumber energi. Di daerah Papua, sagun ini dimanfaatkan sebagai makanan pokok yang utama daripada nasi. Sagu sendiri memang memiliki karbohidrat yang lebih baik daripada nasi dan lebih susah terurai di dalam tubuh. Sehingga hal ini menjadikan sagu merupakan sumber energi yang baik sebagai pengganti energi yang dihasilkan nasi.
7. Meningkatkan kekebalan tubuh
Tingginya kadar serat yang dimiliki papeda ini dapat berperan untuk meningkatkan kekebalan tubuh. Kandungan serat tersebut mampu mencegah masuknya berbagai bakteri dan virus yang dapat menyebabkan tubuh terserang penyakit.
8. Mengurangi resiko obesitas
Kandungan serat pada papeda ini juga dapat mengurang resiko kegemukan atau obesitas. Itu dikarenakan serat tidak akan menambah berat bedan anda secara signifikan meskipun mengkonsumsi nya dalam porsi besar. Maka dari itu anda tidak perlu takut kegemukan jika mengkonsumsi papeda ini dalam porsi yang banyak.
9. Dapat membantu membersihkan paru-paru
Bagi anda yang sering merokok, hal itu akan menyebabkan adanya flek pada paru-paru yang dapat mengakibatkan sesak nafas. Anda dapat memanfaatkan papeda ini sebagai alternatif karena dengan mengkonsumsinya, dipercaya dapat perlahan membersihkan paru-paru dari flek yang ditimbulkan rokok.
10. Mencegah diabetes
Perlu anda ketahui, papeda ini ternyata juga dapat mencegah diabetes. Hal ini disebabkan karena bahan dasarnya berupa sagu memiliki kandungan indeks glikemik yang rendah sehingga menjadikannya aman untuk dikonsumsi oleh penderita diabetes.

Komentar